Wednesday, July 2, 2014

Membuat File Installer Delphi dan MySQL Bagian II

Seperti yang telah kita ketahui bersama Pembuatan File Installer atau file instalasi untuk program yang kita buat akan memberikan kemudahan bagi end user karena tidak akan ada lagi proses setting koneksi dan settingan-settingan lain yang mungkin akan memakan waktu bahkan akan menyulitkan pengguna oleh karena membuat file instalasi bisa dikatakan sangat diperlukan.

Sebelum saya fakum mengurusi blog ini, Pada postingan ini saya akan berbagi trik bagaimana membuat file installer aplikasi yang dibangun dengan delphi dan database MySQL. Meskipun sebelumnya sudah pernah saya sharing untuk connector ODBC tapi sayangnnya masih banyak yang belum memahaminya.

1. Ada Baiknya anda menerapkan Connection Dialog pada Aplikasi anda. Silahkan baca postingan saya yang ada disini.

2. Saya anggap anda sudah memahami betul bagaimana membuat file installer delphi dan database Access. meskipun tidak berhubungan tapi hal tersebut akan sedikit membantu. Silahkan baca disini.

3. Saya Jika kedua hal sudah anda pahami. Problem terakhir sebenarnya adalah hanya masalah Database MySQL. yang perlu dipahami adalah MySQL memiliki service yang perlu dijalankan agar kita dapat melakukan koneksi dan melakukan pemrosesan data. Biasanya nama servicenya adalah mysql atau mysqld coba perhatikan gambar berikut

Membuat File Installer Delphi dan MySQL Bagian II

4. Mungkin anda juga sudah mafhum bahwa Database-database yang kita buat di MySQL berada di folder mysql/data. Selain itu MySQL juga memiliki File Konfigurasi yang biasanya berada di file My.ini Jika buka dengan Notepad Maka ini file my.ini kurang lebih seperti berikut. anda perlu melakukan Editing sesuai dengan lokasi database anda.
# MySQL Server Instance Configuration File
[client]
port=3306

[mysql]
default-character-set = utf8

[mysqld]
port=3306
#Edit Ini
basedir="C:\Program Files\Aplikasi Sederhana\mysql"
#Edit Ini
datadir="C:\Program Files/Aplikasi Sederhana/mysql/data/"
default-character-set = utf8
character-set-server = utf8
collation-server = utf8_general_ci
init_connect = 'SET collation_connection = utf8_general_ci'
init_connect = 'SET NAMES utf8'
sql-mode="NO_AUTO_CREATE_USER,NO_ENGINE_SUBSTITUTION"
max_connections=16384
query_cache_size=0
table_cache=256
tmp_table_size=9M
thread_cache_size=8
myisam_max_sort_file_size=100G
myisam_max_extra_sort_file_size=100G
myisam_sort_buffer_size=17M
key_buffer_size=10M
read_buffer_size=64K
read_rnd_buffer_size=256K
sort_buffer_size=256K
log-slow-queries=mysql-slow.log
log-error=mysql.err
skip-innodb
innodb_additional_mem_pool_size=2M
innodb_flush_log_at_trx_commit=1
innodb_log_buffer_size=1M
innodb_buffer_pool_size=17M
innodb_log_file_size=10M
innodb_thread_concurrency=8
5. Sebelum Kita Lanjut, Silahkan Download file MySQL non Installer disini. Perlu diketahui bahwa user di MySQL tersebut adalah root dan Password root. Pastikan Pada Projek anda menggunakan user=root dan password=root untuk koneksi ke MySQL

6. Buat Folder di D:\ dengan nama Install kemudian Ekstrack file mysql hasil download kedalam folder tersebut. Dump/Eksport database anda lalu pindahkan hasil eksport ke folder mysql/mysql/bin/ kemudian Edit File-File (*.bat) yang berada didalam folder mysql/mysql/bin/

7. Download File Master Inno Setup disini dan Inno Setup Script disini. Install Master Inno Setup kemudian Copy Inno Setup Script kedalam Folder D:\Install

8. Perlu diketahui disini saya menggunakan Connector ZEOSLib. Silahkan Pindahkan/Copy File Hasil Compile Projek anda (exe) dan Folder atau File-file yang diperlukan kedalam folder D:\Install sehingga hasilnya akan terlihat kurang lebih seperti gambar berikut.

Membuat File Installer Delphi dan MySQL Bagian II

9. Klik dua kali lalu Edit File Inno-Script dan Sesuaikan dengan File-file dan direktori anda dan Direktory Tujuan hasil Install Anda. Pada Contoh ini Tujuannya adalah C:\Program Files\Edit Ini Kemudian Run. Jangan lupa untuk mengedit file (*.bat) yang ada di folder mysql/mysql/bin/ dan mysql/my.ini 
; Script generated by the Inno Setup Script Wizard.
; SEE THE DOCUMENTATION FOR DETAILS ON CREATING INNO SETUP SCRIPT FILES!

;Nama Folder Aplikasi -> C:\Program Files\Aplikasi Sederhana
#define MyAppName "Edit Ini" ; 
#define MyAppVersion "1.0 Beta"
#define MyAppPublisher "Ahmad Tauhid"
#define MyAppURL "http://delphitutor.blogspot.com/"
;Nama Aplikasi -> Hasil Compile
#define MyAppExeName "App.exe"

[Setup]
; NOTE: The value of AppId uniquely identifies this application.
; Do not use the same AppId value in installers for other applications.
; (To generate a new GUID, click Tools | Generate GUID inside the IDE.)
AppId={{08B136C3-0A12-412B-BFA3-0FC9EC69E4FB}
AppName={#MyAppName}
AppVersion={#MyAppVersion}
;AppVerName={#MyAppName} {#MyAppVersion}
AppPublisher={#MyAppPublisher}
AppPublisherURL={#MyAppURL}
AppSupportURL={#MyAppURL}
AppUpdatesURL={#MyAppURL}
DefaultDirName={pf}\{#MyAppName}
DisableDirPage=yes
DefaultGroupName={#MyAppName}
OutputBaseFilename=setup
Compression=lzma
SolidCompression=yes

[Languages]
Name: "english"; MessagesFile: "compiler:Default.isl"

[Tasks]
Name: "desktopicon"; Description: "{cm:CreateDesktopIcon}"; GroupDescription: "{cm:AdditionalIcons}"; Flags: unchecked
Name: "quicklaunchicon"; Description: "{cm:CreateQuickLaunchIcon}"; GroupDescription: "{cm:AdditionalIcons}"; Flags: unchecked; OnlyBelowVersion: 0,6.1

[Files]
Source: "D:\Install\App.exe"; DestDir: "{app}"; Flags: ignoreversion
Source: "D:\Install\App.exe"; DestDir: "{app}"; Flags: ignoreversion
Source: "D:\Install\koneksi.ini"; DestDir: "{app}"; Flags: ignoreversion
Source: "D:\Install\libmysql.dll"; DestDir: "{app}"; Flags: ignoreversion
Source: "D:\Install\mysql\*"; DestDir: "{app}"; Flags: ignoreversion recursesubdirs createallsubdirs
; NOTE: Don't use "Flags: ignoreversion" on any shared system files

[Icons]
Name: "{group}\{#MyAppName}"; Filename: "{app}\{#MyAppExeName}"
Name: "{group}\{cm:ProgramOnTheWeb,{#MyAppName}}"; Filename: "{#MyAppURL}"
Name: "{group}\{cm:UninstallProgram,{#MyAppName}}"; Filename: "{uninstallexe}"
Name: "{commondesktop}\{#MyAppName}"; Filename: "{app}\{#MyAppExeName}"; Tasks: desktopicon
Name: "{userappdata}\Microsoft\Internet Explorer\Quick Launch\{#MyAppName}"; Filename: "{app}\{#MyAppExeName}"; Tasks: quicklaunchicon

[Run]
Filename: "{app}\{#MyAppExeName}"; Description: "{cm:LaunchProgram,{#StringChange(MyAppName, "&", "&&")}}"; Flags: nowait postinstall skipifsilent

[Run]
Filename: "{app}\mysql\bin\install_service.bat"; Description: ""; Flags: waituntilterminated
Filename: "{app}\mysql\bin\create_database.bat"; Description: ""; Flags: waituntilterminated
Filename: "{app}\mysql\bin\import_database.bat"; Description: ""; Flags: waituntilterminated
Filename: "{app}\mysql\bin\hapus.bat"; Description: ""; Flags: waituntilterminated

[UnInstallRun]
Filename: "{app}\mysql\bin\uninstall_service.bat"; Description: ""; Flags: waituntilterminated

10. Hasilnya akan terlihat di folder Output. Perlu dicatat disini. sebelum anda menguji hasilnya pastikan bahwa service mysql tidak ada yang berjalan pada komputer tempat anda hendak menguji (melakukan install).

Selamat Berkreasi Kawan. Salam Delphier :)

Membuat File Instalasi Delphi dan Database Access

Dalam membangun aplikasi, membuat file instalasi adalah proses terakhir sebelum melakukan pendistribusian program. File instalasi ini akan sangat membantu dan memudahkan user dalam menggunakan program aplikasi yang kita buat sehingga tidak perlu repot lagi  melakukan koneksi ulang serta settingan-settingan lain. Berikut saya ingin berbagi bagaimana membuat file instalasi delphi dan database Access sehingga nantinya jika program hendak digunakan dikomputer lain program tidak akan error.

1. Sebelum kita mulai, saya ingin memastikan bahwa anda melakukan koneksi ke database (aceess) dengan cara yang telah saya posting disini. Pastikan juga pada property ataupun coding program anda menggunakan cara tersebut untuk memanggil suatu file atau report. Hal ini kita lakukan untuk meminimalisir terjadinya error nantinya.

2. Silahkan download tools yang diperlukan disini. kita akan menggunakan SFX Tools. Usai download silahkan install.

3. Sampai disini saya asumsikan struktur folder projek anda seperti gambar berikut

Membuat File Instalasi Delphi dan Database Access

4. Jalankan Program SFX yang telah anda download dan install sebelumnya pada langkah 2. Tambahkan File hasil Compile Projek anda serta folder dan file file yang dibutuhkan sehingga nantinya tampilannya seperti gambar berikut. Installer Name adalah nama Program anda nantinya sedangkan Destination Directory merupakan lokasi tujuan program akan diinstall pada gambar dibawah saya memilik lokasi Program File dan folder Program Saya

Membuat File Instalasi Delphi dan Database Access

5. Klik Tombol Advanced Options kemudian tambahkan shorcut program anda. Arahkan Target File ke File Exe (Hasil Compile) projek anda kemudian Back to Main Menu seperti gambar berikut

Membuat File Instalasi Delphi dan Database Access

6. Selanjutnya klik button > Generate Script Tentukan lokasi dan berinama output file installer anda kemudian Compile Script  

Membuat File Instalasi Delphi dan Database Access

Jika proses compile selesai, maka anda akan melihat outputnya pada lokasi yang telah anda tentukan di step 6. Coba Jalankan File Installer tersebut dikomputer lain. Silahkan Download hasil saya disini. Selamat mencoba dan berkreasi :)

Tuesday, July 1, 2014

Membuat SMS Auto Reply dengan Gammu dan Delphi

Saat ini aplikasi SMS gateway rata-rata telah dilengkapi dengan fitur auto reply. Hal ini tentu sangat bermanfaat guna mempermudah proses transaksi karena dapat kita terapkan pada aplikasi pendaftaran berbasis sms, pengiriman informasi secara berkala menggunakan sms otomatis dan semacamnya. Berikut saya sharing bagaimana membuat sms auto reply dengan gammu dan delphi.

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang bagaimana membuat SMS auto reply dengan gammu dan delphi alangkah lebih baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu bagaimana teknik yang digunakan gammu dalam menerima dan mengirim sms. Berikut adalah syarat yang harus dipahami dalam membuat auto reply menggunakan gammu

Membuat SMS Auto Reply dengan Gammu dan Delphi

1. Ada dua cara yang saya ketahui tentang bagaimana gammu mengirim sms. Cara pertama yaitu dengan menggunakan perintah CLI dan cara yang kedua dengan menginputkan data pada tabel outbox (Service gammu harus berjalan). Pada contoh ini kita akan menggunakan cara kedua.

2. bagaimana kita bisa mengetahui ada sms masuk ? dalam tabel inbox milik gammu terdapat field Processed yang bernilai true atau false. hal itu dapat kita manfaatkan dalam pemrosessan pesan masuk secara berkala menggunakan timer. Jika pesan telah diproses maka nilainya akan diubah menjadi True jika nilai false maka itulah sms masuk. :)

3. Selanjutnya Bagaimana membuat proses tersebut berjalan secara terus menerus sehingga jika ada sms masuk maka otomatis program atau aplikasi akan langsung memprosesnya. dalam hal ini kita dapat memanfaatkan timer yang ada di delphi.

Pada contoh ini, kita akan membuat sebuah program penyewaan lapangan futsal dimana program mengharuskan kepada user yang hendak menyewa untuk mengirimkan format pesan sesuai dengan format yang telah ditentukan yaitu Nama#Jam_Main#No_Lap#Jam_Selesai sudah saya posting sebelumnya disini. Berikut Contoh Coding yang saya gunakan pada Timer
procedure TForm1.Timer1Timer(Sender: TObject);
var
  sl: TStringList;
  status : string;
begin
  status :='False';
  QAksi.Close;
  QAksi.SQL.Clear;
  QAksi.SQL.Add('select * from inbox where Processed="'+status+'"');
  QAksi.ExecSQL;
  QAksi.Open;
  QAksi.First;
  // Jika ada SMS dengan Status False
  if QAksi.RecordCount>0 then
  begin
  karakter:='#';
  sl:=TStringList.Create;
  SplitStr(QAksi['pesan'],karakter,sl);
  if (sl.Count <= 1) or (sl.Count <> 4) then
  begin
  // Simpan Ke Tabel Outbox
  ADOquery2.Close;
  // Simpan ke Tabel Outbox
  ADOquery2.SQL.Clear;
  ADOquery2.SQL.Add('Insert into outbox');
  ADOquery2.SQL.Add('([pengirim] , [tujuan], [pesan])');
  ADOquery2.SQL.Add('Values (:pengirim, :tujuan, :pesan)');
  ADOquery2.Parameters.ParamByName('pengirim').Value := '088907890098';
  ADOquery2.Parameters.ParamByName('tujuan').Value := QAksi['pengirim'];
  ADOquery2.Parameters.ParamByName('pesan').Value := 'Format Pesan Yang Anda Kirim Salah';
  ADOquery2.ExecSQL;
  ADOquery2.SQL.Clear;
  ADOquery2.SQL.Text := 'Select * from outbox';
  ADOquery2.Open;
  // Update Data Pada Tabel Inbox
  ADOQuery1.Close;
  ADOQuery1.SQL.Clear;
  ADOQuery1.SQL.Add('UPDATE inbox SET');
  ADOQuery1.SQL.Add('Processed=?');
  ADOQuery1.SQL.Add('WHERE ID=?');
  ADOQuery1.Parameters[0].Value := 'True';
  ADOQuery1.Parameters[1].Value := QAksi['ID'];
  ADOQuery1.ExecSQL;
  ADOQuery1.SQL.Clear;
  ADOquery1.SQL.Text := 'Select * from inbox';
  ADOquery1.Open;
  end else
  begin
  // Simpan ke Tabel Pendaftar
  ADOquery3.Close;
  ADOquery3.SQL.Clear;
  ADOquery3.SQL.Add('Insert into pendaftar');
  ADOquery3.SQL.Add('([nama] , [jam_main], [no_lapangan], [jam_akhir])');
  ADOquery3.SQL.Add('Values (:nama, :jam_main, :no_lapangan, :jam_akhir)');
  ADOquery3.Parameters.ParamByName('nama').Value := sl[0];
  ADOquery3.Parameters.ParamByName('jam_main').Value := sl[1];
  ADOquery3.Parameters.ParamByName('no_lapangan').Value := sl[2];
  ADOquery3.Parameters.ParamByName('jam_akhir').Value := sl[3];
  ADOquery3.ExecSQL;
  ADOquery3.SQL.Clear;
  ADOquery3.SQL.Text := 'Select * from pendaftar';
  ADOquery3.Open;
  // Simpan Ke Tabel Outbox
  ADOquery2.Close;
  ADOquery2.SQL.Clear;
  ADOquery2.SQL.Add('Insert into outbox');
  ADOquery2.SQL.Add('([pengirim] , [tujuan], [pesan])');
  ADOquery2.SQL.Add('Values (:pengirim, :tujuan, :pesan)');
  ADOquery2.Parameters.ParamByName('pengirim').Value := '088907890098';
  ADOquery2.Parameters.ParamByName('tujuan').Value := QAksi['pengirim'];
  ADOquery2.Parameters.ParamByName('pesan').Value := 'Selamat, Anda Sudah Terdaftar!';
  ADOquery2.ExecSQL;
  ADOquery2.SQL.Clear;
  ADOquery2.SQL.Text := 'Select * from outbox';
  ADOquery2.Open;
  // Update Tabel Inbox
  ADOQuery1.Close;
  ADOQuery1.SQL.Clear;
  ADOQuery1.SQL.Add('UPDATE inbox SET');
  ADOQuery1.SQL.Add('Processed=?');
  ADOQuery1.SQL.Add('WHERE ID=?');
  ADOQuery1.Parameters[0].Value := 'True';
  ADOQuery1.Parameters[1].Value := QAksi['ID'];
  ADOQuery1.ExecSQL;
  ADOQuery1.SQL.Clear;
  ADOquery1.SQL.Text := 'Select * from inbox';
  ADOquery1.Open;
  end;
  sl.Free;
  QAksi.Next;
  end; // End While
  end;
Jika ada sms masuk dengan format seperti tersebut diatas, maka program akan memecah isi string tersebut dengan batasan # kemudian hasilnya akan disimpan kedalam tabel pendaftar lalu user akan dikirmkan sebuah pesan bahwa "pendaftarann berhasil" sedangkan jika format pesannya salah maka program akan mengirim pesan "format pesan anda salah" seperti gambar diatas.

Pada contoh ini saya menggunakan database access. Silahkan anda pahami logika penerapannya kemudian implementasikan pada database gammu milik anda. Download Projeknya disini.   

Insert Update dan Delete MySQL dengan Query Bagian II

Dalam membangun aplikasi, kemampuan menggunakan perintah-perintah kedatabase (query) sangat diperlukan guna membuat aplikasi menjadi lebih interaktif dan powerfull. Sebelumnya sudah pernah saya bahas tentang bagaimana membuat proses input, update dan delete data menggunakan Query yang saya contohkan dengan database acces. Sedikit berbeda dengan hal tersebut karena pada postingan ini query yang akan kita gunakan adalah milik MySQL dan tanpa parameter.

Insert Update dan Delete MySQL dengan Query Bagian II

Pada contoh gambar diatas saya menggunakan dua buah form dimana form utama digunakan untuk menampilkan data sedangkan form kedua digunakan untuk fasilitas input dan update data sedangkan Untuk pencarian data saya menggunakan inputbox. Berikut adalah contoh coding yang saya gunakan

1. Coding Simpan data dengan Query
with form1.ADOQuery1 do begin
Close;
SQL.Text:='INSERT INTO anggota (nama,telepon,alamat,keterangan) VALUES ("'+Edit1.Text+'","'+Edit2.Text+'","'+Memo1.Text+'","'+Edit3.Text+'")';
ExecSQL;
SQL.Text:='SELECT * FROM anggota';
Open;
end;
MessageDlg('Data Berhasil di Simpan !',mtInformation,[mbok],0);
2. Coding Update atau Edit data dengan Query
 with form1.ADOQuery1 do begin
  Close;
  SQL.Text:='UPDATE anggota set nama="'+Edit1.Text+'",telepon="'+Edit2.Text+'",alamat="'+Memo1.Text+'",keterangan="'+Edit3.Text+'" WHERE id="'+Label5.Caption+'"';
  ExecSQL;
  SQL.Text:='SELECT * FROM anggota';
  Open;
  end;
  MessageDlg('Data Berhasil di Update !',mtInformation,[mbok],0);
3. Coding Delete data Dengan Query
 if ADOQuery1.RecordCount<=0 then
  ShowMessage('Data Tidak ada Bro') else
  begin
 if MessageDlg('Anda Ingin Menghapus Data '+ADOQuery1['nama']+' ?', mtConfirmation,[mbyes,mbno],0)=mryes then
 begin
  id := ADOQuery1['id'];
  with ADOQuery1 do begin
  Close;
  SQL.Text:='DELETE from anggota WHERE id="'+id+'"';
  ExecSQL;
  SQL.Text:='SELECT * FROM anggota';
  Open;
  end;
  end else
  abort;
  end;
4. Coding Pencarian data dengan Inputbox
 var
cari:string;
begin
cari:=InputBox('Nama Yang Dicari ?','Nama : ','');
// Prose Pencarian Data
if cari='' then
abort else
  begin
  if not ADOQuery1.Locate('nama',cari,[loPartialKey]) then
  ShowMessage('Tidak Ada Data !');
  abort;
  end;
end;
Adapun contoh source code lengkap beserta database dapat anda download disini. Happy Coding :)